Friday, May 3, 2013
a.
Social Hacking,
yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh
server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang
dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet,
mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server
tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah
organisasi dan informasi lainnya
b.
Technical Hacking,
merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik
dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri
yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat
dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses
penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
Tag :// Hacker,
Tag :// Hacking
a.
Pelajari Bahasa Pemrograman
Menguasai
hanya satu bahasa pemrograman saja tidak akan mencapai tingkat kemampuan hacker
atau bahkan seorang programer, perlu belajar cara pemrograman secara umum,
tidak bergantung pada satu bahasa mana pun. Anda perlu mencapai tahap dimana
dapat mempelajari bahasa baru dalam beberapa hari, dengan menghubungkan apa yang
ada di manual dengan apa yang telah Anda ketahui. Perlu memplajari beberapa
bahasa yang jauh berbeda dengan satu dengan yang lainya. Bahasa-bahasa
terpenting dalam hacking adalah Pyton, C, Perl, dan LISP tapi paling baik
sebetulnya mempelajari semuanya karena masing-masing mewakili cara pendekatan
pemrograman yang berbeda dan tiap bahasa akan memberi pelajaran-pelajaran
berharga.
b.
Kuasai Sistem Operasi
Pelajari Sistem Operasi, terutama Linux dan Unix
BSD karena sistem operasi tersebut paling banyak digunakan di internet dan
berperan penting dalam perkembangan internet. Lagi pula Linux adalah sistem
operasi Open Source. Pelajari Unix jalankan Unix, bermain-mainlah dengan Unix,
berhubungan internet melalui Unix, baca kodenya dan modifikasi. Di Unix Anda
akan menjumpai tool pemrograman yang lebih baik (termasuk C, Lisp, Pyton, dan
Perl). Anda akan bersenang-senang dan mendapatkan pengetahuan lebih dari yang Anda
sadari.
c.
Pelajari Worl Wide Web
Maksudnya lebih dari
sekedar menggunakan browser, tetapi mempelajari cara menulis HTML, bahasa
markup Web.
d.
Pelajari Jaringan Komputer
Jaringan komputer yang
menghubungkan kita dengan orang lain di internet, sehingga perlu memplejari
Jaringan komputer.
Semakin
banyak dari hal-hal diatas yang sudah Anda kerjakan, semakin besar kemungkinan
Anda adalah calon hacker berbakat.
Sertifikasi
Bukan hanya lembaga atau produk yang harus mempunyai sertifikasi, hacker juga mempunyai sertifikasi. Ada beberapa sertifikasi untuk hacker :
Bukan hanya lembaga atau produk yang harus mempunyai sertifikasi, hacker juga mempunyai sertifikasi. Ada beberapa sertifikasi untuk hacker :
·
Certified Ethical Hacker
·
CREST
·
EC-Councel Certified Securty
Analyst
·
Licensed Penetration Tester
·
ISSAF Penetration Testing Qualified
·
ISSAF Penetration Testing Expert
·
Certified Penetration Testing Professional
·
Certified Penetration Testing Expert
·
NSA’s INFOSEC Assessment Methodology
·
NSA’s INFOSEC Evaluation Methodology
·
Certified Information System Auditor(jpteam).
Tag :// Hacker,
Tag :// Hacking
Secara harfiah istilah ini berarti Dukun, Tukang
Sihir. Wizard merupakan salah satu tuntunan ketika menjalankan program, baik
pada saat melakukan instalasi, setting, dan sebagainya.Tingkatan keahlian dari
seorang hacker. Istilah ini diberikan pada seseorang yang telah memiliki
pengetahuan luas dibidangnya. Kemampuannya tersebut tidak diragukan lagi.
b.
Guru
Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini
digunakan pada seseorang yang mengetahui semua hal pada bidangnya, bahkan yang
tidak terdokumentasi. Ia mengembangkan trik-trik tersendiri melampaui batasan
yang diperlukan. Kalau bidangnya berkaitan dengan aplikasi, ia tahu lebih
banyak daripada pembuat aplikasi tersebut.
Tag :// Hacker
Ternyata Hacker juga mempunyai
tingkatan-tingkatan, tiap tingkatan di bedakan dengan kemampuan dan ilmu yang
dimiliki sang hacker :
a.
Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam,
sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan
pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya
dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan
yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
b.
Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite,
mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang
sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah
program eksploit.
c.
Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah,
mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan,
mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan
kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI)
& baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru
di sistem operasi.
d.
Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga
seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat
minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk
menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
e.
Lammer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman &
pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai
‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC,
tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan
menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui
IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite,
dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau
script kiddie saja.
Tag :// Hacker
a.
Dark-side Hacker
Karakter dari para hacker yang bersifat merusak.
Istilah ini diperoleh dari film Star Wars-nya George Lucas. Seorang Dark-side
hacker sama seperti Darth Vader (tokoh dalam film Star Wars) yang tertarik
dengan kekuatan kegelapan. Hal ini tidak ada hubungannya dengan masalah “baik”
atau “jahat” tapi lebih kepada masalah “sah (sesuai hukum yang berlaku)” dan
“kekacauan”. Seorang Dark-side hacker punya kemampuan yang sama dengan semua
hacker, tapi “sisi gelap” dari pikirannya membuat ia menjadi unsur berbahaya
untuk semua komunitas.
b.
Malicious Hacker
Karakter dari para hacker yang bersifat merusak.
Hacker yang memiliki sifat jahat dan menyerang sistem dengan maksud jahat.
Istilah untuk menyebut seseorang yang merusak sistem orang lain untuk sekedar
iseng (tidak merasa bersalah) tanpa memperoleh apa pun dari tindakannya
tersebut.
Tag :// Hacker
Tahapan yang dilalui oleh mereka yang
menjadi hacker. Mundane Person
merupakan tingkatan paling bawah. Seseorang pada tingkatan ini pada dasarnya
tidak tahu sama sekali tentang hacker dan cara-caranya, walaupun ia mungkin
memiliki komputer sendiri dan akses Internet. Ia hanya tahu bahwa yang namanya
hacker itu membobol sistem komputer dan melakukan hal-hal yang negatif (tindak
kejahatan).
b.
Lamer
Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi
hacker. Seseorang pada tingkatan ini masih dibingungkan oleh seluk beluk
hacking karena ia berpikir bahwa melakukan hacking sama seperti cara-cara warez
(dalam dunia underground berarti menggandakan perangkat lunak secara ilegal).
Pengetahuannya tentang hal-hal seperti itu masih minim, tapi sudah mencoba
belajar. Seseorang pada tingkatan ini sudah bisa mengirimkan trojan (yang
dibuat orang lain) ke atau pada komputer orang lain ketika melakukan obrolan
pada IRC atau ICQ dan menghapus file-file mereka. Padahal ia sendiri tidak tahu
persis bagaimana trojan bekerja. Seseorang yang sukses menjadi hacker biasanya
bisa melalui tahapan ini dengan cepat bahkan melompatinya.
c.
Wannabe
Tahapan yang dilalui oleh mereka yang
menjadi hacker. Pada tingkatan ini seseorang sudah mengetahui bahwa melakukan
tindakan hack itu lebih dari sekedar menerobos masuk ke komputer orang lain. Ia
lebih menganggap hal tersebut sebagai sebuah filsafat atau way of life.
Akhirnya ia jadi ingin tahu lebih banyak lagi. Ia mulai mencari, membaca dan
mempelajari tentang metode-metode hacking dari berbagai sumber.
d.
Larva
Tahapan yang dilalui oleh mereka yang
menjadi hacker. Juga dikenal dengan sebutan newbie. Pada tingkatan ini ia sudah
memiliki dasar-dasar teknik hacking. Ia akan mencoba menerobos masuk ke sistem
orang lain hanya untuk mencoba apa yang sudah ia pelajari. Meskipun demikian,
pada tingkatan ini ia mengerti bahwa ketika melakukan hacking ia tidak harus
merusak sistem atau menghapus apa saja jika hal itu tidak diperlukan untuk
menutupi jejaknya
Tag :// Hacker
a.
White Hat Hacker
Istilah dalam
bahasa inggris White hat yaitu: memfokuskan aksinya bagaimana melindungi sebuah
sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya
kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.
b.
Black Hat Hacker
Istilah dalam bahasa inggris yang mengacu kepada
peretas yaitu mereka yang menerobos keamanan sistem komputer tanpa izin,
umumnya dengan maksud untuk mengakses komputer-komputer yang terkoneksi ke
jaringan tersebut.
Tag :// Hacker






