Friday, May 3, 2013
Merupakan sisi gelap dari
profesional keamanan komputer yang menyimpang terlalu jauh. Kaum Script Kiddies, kaum Black Hat, orang-orang yang tanpa
pengetahuan kecuali cara melakukan hacking. Kelompok ini tidak mengetahui
bagaimana komputer tersebut bekerja. Seorang cracker tidak peduli terhadap
masyarakat dan tidak memikirkan akibat dari tindakan mereka. Para Cracker
dianggap hina dalam forum hacking dan identik dengan kerusakan dan
"Google". Para cracker ingin segala sesuatunya yang dikuasainya
disimpan dalam piringan hitam. Mereka tidak mencari informasi untuk diri mereka
dan tergantung siapa saja yang memberikannya ke mereka. Mereka inilah kaum
wanna-be[Teguhramadhan, 2004].
Cracker adalah sebutan untuk orang
yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan
mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti: pencurian data,
penghapusan, dan banyak yang lainnya. Para cracker muda ini umumnya melakukan
cracking untuk meningkatkan kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan
untuk kepentingan sendiri.
Umumnya para cracker adalah
opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah
memperoleh akses root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan
Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan
probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini
dilakukan dengan beberapa cara, misalnya :
·
menggunakan nslookup
untuk menjalankan perintah 'ls <domain or network>'
·
melihat file HTML di
webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya
·
melihat berbagai
dokumen di FTP server
·
menghubungkan diri ke
mail server dan menggunakan perintah 'expn <user>',
·
mem-finger user di
mesin-mesin eksternal lainnya.
Seorang hacker memiliki tujuan
yaitu untuk menyempurnakan sebuah sistem sedangkan seorang cracker lebih
bersifat destruktif. Umumnya cracker melakukan cracking untuk menggunakan sumber
daya di sebuah sistem untuk kepentingan sendiri.
Seorang cracker dapat melakukan
penetrasi ke dalam sistem dan melakukan pengrusakan. Ada banyak cara yang
biasanya digunakan untuk melakukan penetrasi antara lain : IP Spoofing
(Pemalsuan alamat IP), FTP Attack dll.
Agar cracker
terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin
yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau
rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan
dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan
melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.
Pada umumnya, cara-cara tersebut
bertujuan untuk membuat server dalam sebuah sistem menjadi sangat sibuk dan
bekerja di atas batas kemampuannya sehingga sistem akan menjadi lemah dan mudah
dicrack.
Hacker
sejati menyebut orang-orang ini 'cracker'
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker
sejati memandang cracker
sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika
dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Tag :// Cracker
Hacker juga punya aturan main yang harus
di ikuti kalau mau di sebut sebagai hacker.
Gambaran umum aturan main yang perlu di
ikuti seorang hacker yaitu:
·
Di atas segalanya, hormati
pengetahuan & kebebasan informasi.
·
Memberitahukan sistem administrator
akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat
·
Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair
dari hack.
·
Tidak mendistribusikan &
mengumpulkan software bajakan.
·
Tidak pernah mengambil resiko
yang bodoh – selalu mengetahui kemampuan sendiri.
·
Selalu bersedia untuk secara
terbuka /bebas/gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi &
metoda yang diperoleh.
·
Tidak pernah meng-hack sebuah
sistem untuk mencuri uang.
·
Tidak pernah memberikan akses
ke seseorang yang akan membuat kerusakan.
·
Tidak pernah secara sengaja
menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
·
Hormati mesin yang di hack, dan
memperlakukan dia seperti mesin sendiri.
Hacker sejati akan selalu bertindak
berlandaskan kode etik dan aturan main sedang cracker tidak mempunyai kode etik
ataupun aturan main karena cracker sifatnya merusak.
Tag :// Hacker,
Tag :// Hacking
a.
Social Hacking,
yang perlu diketahui : informasi tentang system apa yang dipergunakan oleh
server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelola server, koneksi yang
dipergunakan jenis apa lalu bagaimana server itu tersambung internet,
mempergunakan koneksi siapa lalu informasi apa saja yang disediakan oleh server
tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah
organisasi dan informasi lainnya
b.
Technical Hacking,
merupakan tindakan teknis untuk melakukan penyusupan ke dalam system, baik
dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan fasilitas system itu sendiri
yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat
dalam system atau service. Inti dari kegiatan ini adalah mendapatkan akses
penuh kedalam system dengan cara apapun dan bagaimana pun.
Tag :// Hacker,
Tag :// Hacking
a.
Pelajari Bahasa Pemrograman
Menguasai
hanya satu bahasa pemrograman saja tidak akan mencapai tingkat kemampuan hacker
atau bahkan seorang programer, perlu belajar cara pemrograman secara umum,
tidak bergantung pada satu bahasa mana pun. Anda perlu mencapai tahap dimana
dapat mempelajari bahasa baru dalam beberapa hari, dengan menghubungkan apa yang
ada di manual dengan apa yang telah Anda ketahui. Perlu memplajari beberapa
bahasa yang jauh berbeda dengan satu dengan yang lainya. Bahasa-bahasa
terpenting dalam hacking adalah Pyton, C, Perl, dan LISP tapi paling baik
sebetulnya mempelajari semuanya karena masing-masing mewakili cara pendekatan
pemrograman yang berbeda dan tiap bahasa akan memberi pelajaran-pelajaran
berharga.
b.
Kuasai Sistem Operasi
Pelajari Sistem Operasi, terutama Linux dan Unix
BSD karena sistem operasi tersebut paling banyak digunakan di internet dan
berperan penting dalam perkembangan internet. Lagi pula Linux adalah sistem
operasi Open Source. Pelajari Unix jalankan Unix, bermain-mainlah dengan Unix,
berhubungan internet melalui Unix, baca kodenya dan modifikasi. Di Unix Anda
akan menjumpai tool pemrograman yang lebih baik (termasuk C, Lisp, Pyton, dan
Perl). Anda akan bersenang-senang dan mendapatkan pengetahuan lebih dari yang Anda
sadari.
c.
Pelajari Worl Wide Web
Maksudnya lebih dari
sekedar menggunakan browser, tetapi mempelajari cara menulis HTML, bahasa
markup Web.
d.
Pelajari Jaringan Komputer
Jaringan komputer yang
menghubungkan kita dengan orang lain di internet, sehingga perlu memplejari
Jaringan komputer.
Semakin
banyak dari hal-hal diatas yang sudah Anda kerjakan, semakin besar kemungkinan
Anda adalah calon hacker berbakat.
Sertifikasi
Bukan hanya lembaga atau produk yang harus mempunyai sertifikasi, hacker juga mempunyai sertifikasi. Ada beberapa sertifikasi untuk hacker :
Bukan hanya lembaga atau produk yang harus mempunyai sertifikasi, hacker juga mempunyai sertifikasi. Ada beberapa sertifikasi untuk hacker :
·
Certified Ethical Hacker
·
CREST
·
EC-Councel Certified Securty
Analyst
·
Licensed Penetration Tester
·
ISSAF Penetration Testing Qualified
·
ISSAF Penetration Testing Expert
·
Certified Penetration Testing Professional
·
Certified Penetration Testing Expert
·
NSA’s INFOSEC Assessment Methodology
·
NSA’s INFOSEC Evaluation Methodology
·
Certified Information System Auditor(jpteam).
Tag :// Hacker,
Tag :// Hacking
Secara harfiah istilah ini berarti Dukun, Tukang
Sihir. Wizard merupakan salah satu tuntunan ketika menjalankan program, baik
pada saat melakukan instalasi, setting, dan sebagainya.Tingkatan keahlian dari
seorang hacker. Istilah ini diberikan pada seseorang yang telah memiliki
pengetahuan luas dibidangnya. Kemampuannya tersebut tidak diragukan lagi.
b.
Guru
Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini
digunakan pada seseorang yang mengetahui semua hal pada bidangnya, bahkan yang
tidak terdokumentasi. Ia mengembangkan trik-trik tersendiri melampaui batasan
yang diperlukan. Kalau bidangnya berkaitan dengan aplikasi, ia tahu lebih
banyak daripada pembuat aplikasi tersebut.
Tag :// Hacker
Ternyata Hacker juga mempunyai
tingkatan-tingkatan, tiap tingkatan di bedakan dengan kemampuan dan ilmu yang
dimiliki sang hacker :
a.
Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam,
sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan
pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya
dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan
yang ada. Tingkat Elite ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
b.
Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite,
mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang
sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah
program eksploit.
c.
Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah,
mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan,
mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan
kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI)
& baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru
di sistem operasi.
d.
Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga
seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat
minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk
menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
e.
Lammer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman &
pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai
‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC,
tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan
menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui
IRC channel, dan sebagainya. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite,
dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau
script kiddie saja.
Tag :// Hacker
a.
Dark-side Hacker
Karakter dari para hacker yang bersifat merusak.
Istilah ini diperoleh dari film Star Wars-nya George Lucas. Seorang Dark-side
hacker sama seperti Darth Vader (tokoh dalam film Star Wars) yang tertarik
dengan kekuatan kegelapan. Hal ini tidak ada hubungannya dengan masalah “baik”
atau “jahat” tapi lebih kepada masalah “sah (sesuai hukum yang berlaku)” dan
“kekacauan”. Seorang Dark-side hacker punya kemampuan yang sama dengan semua
hacker, tapi “sisi gelap” dari pikirannya membuat ia menjadi unsur berbahaya
untuk semua komunitas.
b.
Malicious Hacker
Karakter dari para hacker yang bersifat merusak.
Hacker yang memiliki sifat jahat dan menyerang sistem dengan maksud jahat.
Istilah untuk menyebut seseorang yang merusak sistem orang lain untuk sekedar
iseng (tidak merasa bersalah) tanpa memperoleh apa pun dari tindakannya
tersebut.
Tag :// Hacker





